Monday, June 17, 2013

Gapailah Cita Mu Sampai ke Negeri NIPON (Tema:Budaya Banjar)


     Aku menari di atas panggung yang sangat besar dengan lampu-lampu  yang indah dan penonton yang sangat banyak…Tiba-tiba..
Brukkkkk……tubuh ku terjatuh dari dipan yang sudah reot mungkin umurnya lebih tua dari umurku sekarang..

“Ternyata Cuma Mimpi..!” Aku menghela nafas sambil memegangi pantatku yang kesakitan.
“Sya..Marsya  bangun nak sholat ayo!’teriak ibu dari dapur yang tak terlalu jauh dari tempat aku berada sekarang.

Nama Ku Marsya .Aku adalah Putri dari Ibu Sarah dan Pak Tono..aku masih bersekolah di salah satu SMP Negri di Banjarmasin .Aku terlahir di keluarga yang kurang berada namun aku sangat mencintai keluarga ini …nanti deh ceritanya sekarang aku mau mandi dulu trus sholat gak boleh lupa sama yang nyiptain setelah itu sekolah deh nuntut ilmu sampai cita-cita ku kesampaian..

“Allahu Akbar”suara ku mengangkat kedua tangan …
selesai Menjalankan kewajiban Kepada Allah S.W.T sekarang bantu ibu di dapur menyiapkan bahan dangangan Ayah ..
ibu ku Berjualan ikan Di Pasar sedangkan Ayahku  jualan Bakso..Jangan salah Bakso buatan Ayah ku Paling enak lho..

“Sya ..Marsya…”teriakkan seseorang eh bukan seseorang kayanya Rombongan deh.suara itu  sangat ku kenal..Mereka  Syela,Rizkha,Dan putri
Mereka semua adalah sahabat-sahabat ku  semenjak aku masuk sekolah hingga sekarang .

“Iya..Iya sabar!”teriak ku dari dalam .
“Bu,Pak Marsya pergi sekolah dulu yah .As’salamualaikum”Pamit ku.
“Wa’alaikumsalam..hati-hati nak!”Nasehat Ibu.
Aku pun keluar dari rumah ku tengok kiri dan kanan “kemana anak-anak inih” Tiba-tiba “Dooooorrrr..!”
Aku kaget setengah mati ternyata itu adalah tiga sahabat ku.
Tiga sahabat ku ini Orang-Orang yang berada.aku juga bingung kenapa mereka jadi mau berteman denganku.Setiap hari aku di jemput oleh mereka karna rumahku yang paling ujung .

“Mau bikin aku Jantungan yah?”Kata ku Marah
“Wa..wa..wa bawa ke Rumah sakit aja”Kata Syela bercanda.
“eeehhhh…Ngelawak”
“Yasudah Ayo kita berangkat kata Rizkha menarik tanganku.
Perjalanan ke sekolah tak terlalu jauh.

“Teng…teng…teng” Suara lonceng berdentang tiga kali artinya waktunya masuk kelas masing-masing.. “Sya. cepetan masuk Ibu Bawel mau datang!”Bisik Syela ketelingaku.aku berdiri dan berjalan.
“masih aja ngatain tu ibu,ntar kamu kualat mau?”Tanya ku sedikit marah.
“Hehehe..iya..iya ma’af ,anak kesayangannya Bu.Rini”Syela mengejek dan berlari mendahuluiku ke kelas.


-Ibu yang di maksud pun datang…
“Saya Awali As’salamualikum warahmatullah hiwabarokatu!”Kata Ibu Rini.Mengucapkan salam yang sering diledek oleh anak-anak.
“Wa’alaikumssalam”jawab anak-anak ..
Mungkin anak-anak Bosan sama Bu,Rini Memang .

Ibu.Rini adalah Guru Bahasa Indonesia  kata anak-anak siih Ibu.Rini inih orangnya bawel,trus suka marah marah. umur beliau sudah hampir setengah abat..
Tapi,Menurut aku gak ko…ibu Rini inih orangnya baik walaupun sedikit bawel hehe.Tapi,aku sayang ko sama beliau.

“Ya..ana-anak kita lanjutkan pelajar yang lalu tentang “Cita-Cita”,di mulai dari Marsya”
“Ya bu!”Aku pun berdiri dan memberi tahu cita-cita ku yang ku impikan Sedari dulu sejak aku berumur 5 tahun..

“Nama Saya Marsya,Saya Ingin Menjadi Penari Tradisional yang di kenal banyak orang dan saya ingin melakukan Konser tunggal.Terimakasiih”Kata ku dengan semangat.
“Susah tuh susah gak bisa diganti aja apa!”Ejek seorang anak laki-laki.yang bernama Andre.Andre memang anak orang Kaya  jadi Dia sombong banget ,Duit masih minta orang tua juga.
“Enak aja..Emang Cita-cita kamu sendiri  apa?”ejek ku Gak mau kalah.
“Jadi Presiden Di Negara ini!”Teriak Dia Membalas.
“Hah? Apa ? kalo bahasa inggris tuh what? .siapa yang mau milih kamu jadi Presidin Di bayar semeliyar pun aku kaga mau,lagian kalau kamu jadi Presidin ku jamin seminggu aja kamu ngejabat hancur niih Negara ,maaf Maaf kata aja yah!”Itu lah jurus ku menyambar seperti ular.aku memang terkenal karna ocehanku.

“sudah Sya sudah!”kata syela mencoba menenangkan ku.
“Apaa__” Kata itu terputus oleh suara Ibu.Rini
“Sudah-sudah ,gaada yang salah dalam hal ini Cita-cita Marsya sangat bagus,dan Andre juga.Jadi,gapailah Cita-cita sampai ke negri Cina.”Kata ibu.Rini bukannya yang bener “Tuntutlah  ilmu sampai kenegri Cina”
“Ya..sudah selanjutnya!”
Tak terasa lonceng tanda pulang pun berbunyi.
aku Pulang bersama tiga sahabatku ..

“Sya jangan lupa hari ini latihan Nari !”Kata Putri.
“Astafirullah Hampir aja aku Lupa.syukur kamu ingrtin”
“Kami kan tau,kamu itu pelupa”Kata syela mengejek.
“Naaa…Maka dari itu jemput aku yee?”Aku tertawa
“Iye..Iye”
“Udah nyampe tu tuan putri dirumah”
“Yaudah aku masuk dulu dah semua”Aku melambaikan tanagn.

 Sehabis makan ,aku mencuci piring dan juga Baju-baju ku.ku tengok jam dinding .
“Sebentar lagi jam 3 kemana anak-anak itu.”Tanya ku .
“sya..Marsya!”Suara teriakkan dari luar.
“panjang umur ! Ya tunggu”Teriakku dari dalam.keluar membawa kunci .
“Sya cepet telat niih telat”Desak Rizkha
“yang nyuruh jemput jam segini siapa?”Tanyaku mengerutkan dari sambil mengunci pintu karna tak ada orang di rumah.
“Tau nih Putri laaaammmaaa banget pakai sangat”Kata Syela
“Ayo Cepat!”

Kami berempat latihan menari Di snaggar nama pelatih kami kak.Dian .
Ka.Dian inih masih ada hubungan darah sama aku,Syukur Alhamdulillah kami gak di pungut biaya apapun di sini.Ka.Dian juga ngajar Exskul Nari di sekolah.
 
“1…2…3..Putar”Suara Kak.Dian terdengar dari luar..
“Ayo…ayo masukk.”Desak ku pada ketiga kawan ku ini.
“As’salamuailakum”Kata kami hamper bersamaan.
“wa’alaikumssalam”jawab ka.Dian
“kalian berempat cepat pemanasan dulu!”
“Huuhh..syuukur gak dimarahin”Kata ku dalam hati.

“Semuanya Berkumpul…!Teriak ka Dian
“Ya’ka!”
“Jadi ginih nanti aka Diadakan lomba Tari Tradisional tingkat Provinsi dan pemenang nya akan Dikirim ke “Jakarta” bila mendapat juara satu maka akan melanjutatkan perlombaan ke “Jepang” tapi, inih tari tunggal,yang hanya di  tarikan oleh satu orang…dan orang yang kakak pilih itu adalah “Marsya” Sekolah sudah menginjinkan Mu.tapi,untuk yang lain jangan sedih atau berkecil hati banya even-even  lainya.
Mendengar nama itu aku pun kaget “saya ka?” tanyaku tak percaya.
“iya kamu ..dan sekarang kamu harus berlatih lebih giat lagi untuk ikut perlombaan itu.
“Ya ka “Jawabku singkat karna aku tak percaya.
“Sampai di sini dulu ,semuanya boleh pulang”Kata kak Dian.

Aku pun bercerita pada ayah pada ibu ,mereka sangat senang dan mendukung apapun keputusanku.
Hari demi hari berlalu Perlombaan itu pun semakin dekat.
setiap pulang sekolah aku selalu latihan.
Hari itu pun tiba aku dan kak Dian berangkat  menuju tempat tersebut ,tak ketinggalan ketiga sahabat ku ikut mendampingiku..
Panggung yang besar penonton yang lumayan banyak  membuat aku semakin gugup sangat gugup.
Aku dan kak.Dian memasuki ruang make-up..
Aku tampil nomor urut 15 .kulihat semua anak tampil dengan anggun dan sangat Cantik aku takut apakah aku bisa menyaingi mereka,tapi sahabat dan pelatih ku tetap member I semnagat pada ku jadi kau tetap Optimis..Ketika nomor urut di 14 di panggil jantung ku semakin berpacu dengan music yang di bunyikan..
“Kita Sambut Nomor urut 15 “Marsya” “ Teriak pembawa acara itu.

Aku pun berdo dalam hati semoga Lancar dan berjalan Sukses..tari  yang ku bawakan adalah tari “ Baksa Kembang” Tari  ini merupakan tari tunggal dan juga kelompok. Tari Baksa Kembang termasuk jenis tari klasik,. Tarian ini dipertunjukkan untuk menghibur keluarga keraton dan menyambut tamu agung seperti raja atau pangeran.
 “Waaww..tangan nya Marsya  gemulai banget..”Kata Putri.sambil memberi semangat.
Kurang lebih sepuluh menit aku menari-nari di atas panggung itu..aku lega tinggal menunggu hasilnya.
“YA’Allah semoga aku berhasil.Amiin”Doa ku dalam hati.

30 menit kami menunggu hasil pengumuman..dan sa’at itu pun tiba..
Juara 3 Anastasia..”ya’Allah target ku  lepas”
“Juara 2 Sinta..dan juara 1 Marsya !!!” teriak MC itu…
“Ya’allah aku tak percaya “
“Ayo maju sya!” Kata ka Dian..
“Iya kak iya..”
Aku pulang dengan membawa piala juara 1 tingkat Kota dan aku berhak maju untuk tingkat selanjutnya.Aku akan Pergi ke Jakarta dan  Lomba Fina nya Di adakan di Negri sakura yaitu  Jepang.
aku pun berlatih lebih keras dari sebelumnya..

Aku dikirim Ke Jakarta,dan di sana aku kembali mendapatkan juara satu lagi Aku sangat senang dan pada akhirnya aku akan pergi ke Negeri “JEPANG” Negri  yang sangat indah dan luar biasa..
Aku beradu dengan orang-orang  inih sungguh tak percaya..
Panggung yang sangat besar lampu yang indah penonoton yang sangat banyak seperti mimpi ku..tapi kali ini aku tak terjatuh lagi…

Aku Perlahan Menaiki Anak tangga untuk meraih cta-Cita ku.
“Terimakasii Tuhan ,Terimkasiih Ayah,Ibu , terimakasiih Sahabat-sahabat ku dan terimakasiih PelatihKu”

“Pengorbanan ku tak Sia-sia,aku bangga sekarang aku bangga menjadi anak INDONESIA.
“Aku kan terus mempertahankan dan melestarikan tarian tradisional kita..”INDONESIA”
“GAPAILAH CITAMU SAMPAI KE NEGRI NIPON! ATAU BAHKAN LEBIH JAUH LAGI”
Selesai.
Karya : Melati Pebria Anggraini :)

No comments:

Post a Comment